PB Valley Winery, Usaha Wine ini Lahir dari Mimpi

Seorang pengusaha di Thailand, dr.Piya Bhirombhakdi bermimpi ingin memproduksi Wine dengan rasa kelas dunia, maka lahirlah PB Valley Winery yang berlokasi di Lembah Khao Yai ini.  Dari mimpi sederhana bahwa rakyat Thailand dapat merasakan Wine kelas dunia, dr. Piya Bhirombhakdi kemudian mencoba berbagai penelitian untuk mewujudkan impiannya ini.

Baca juga : 8 Alasan Mengapa Kamu Harus Main ke Khao Yai

Baca juga : Festival Bunga Matahari di Thailand

Wine memang identik dengan Paris dan Negara-Negara di Eropa lainnya karena udaranya yang dapat menghasilkan panen anggur terbaik.  Bahkan di Paris, wine dengan tahun panen anggur terbaik dijual sangat mahal dan diburu oleh penggemarnya. Thailand, seperti halnya Negara lain di kawasan Asia Tenggara, mustahil untuk dapat menghasilkan anggur untuk diproduksi menjadi wine.

Wine produksi dari PB Valley Winery (bungakrisan)
Wine produksi dari PB Valley Winery (bungakrisan)

Diambil dari nama dokter Piya, PB Valley Winery ini dapat ditempuh melalui jalan darat sekitar tiga jam dari Bangkok.  Pada tahun 1989, dimulailah usaha ini dengan membuka Kebun Anggur seluas 400 hektar di kawasan dengan ketinggian 350 mdpl ini.   Keluarga Bhirombhakdi memang memiliki daftar panjang sukses dalam industri minuman.  Mereka mendirikan tempat pembuatan bir pertama di Thailand pada 1933. Selayaknya, usaha Wine ini sukses di tangan dingin dr. Piya.

Khao Yai, letak kebun anggur ini berada, berarti juga “Gunung Besar”.  Berbagai penelitian dilakukan oleh tim dr. Piya untuk membawa nama Thailand sebagai produsen anggur terbaik kelas dunia.

PB Valley terletak di Khao Yai yang berarti juga Gunung Besar (bungakrisan)
PB Valley terletak di Khao Yai yang berarti juga Gunung Besar (bungakrisan)

Cerita mengenai bagaimana dr.Piya mewujudkan mimpinya ini dapat kita dengar dan lihat langsung jika mengunjungi tempat ini.  Perkebunan anggur ini dibuka untuk wisatawan yang ingin belajar bagaimana Wine terbaik dapat dihasilkan di Thailand. Tur ini memakan waktu sekitar dua jam dan dilakukan sehari lima kali yaitu pada pk 09.00, 10.30, 12.00, 13.30 dan 15.30.  Jika kamu menginginkan private tour juga bisa, tentunya dengan harga lebih mahal.

Mobil yang mengantar para wisatawan menyusuri usaha wine di PB Valley Winery (bungakrisan)
Mobil yang mengantar para wisatawan menyusuri usaha wine di PB Valley Winery (bungakrisan)

Para pengunjung akan dibawa keliling oleh seorang tour guide untuk melihat kebun anggur, baik yang untuk wine, buah maupun kismis.

Anggur ini dijual hanya sebagai buah dan tidak diproses untuk wine (bungakrisan)
Anggur ini dijual hanya sebagai buah dan tidak diproses untuk wine (bungakrisan)
Pengunjung dapat mengambil foto tetapi dilarang memegang apalagi memetik buah anggur (bungakrisan)
Pengunjung dapat mengambil foto tetapi dilarang memegang apalagi memetik buah anggur (bungakrisan)
Pembibitan pohon anggur (bungakrisan)
Pembibitan pohon anggur (bungakrisan)
Kebun anggur untuk produksi Wine
Kebun anggur untuk produksi Wine (bungakrisan)
Kebun ini berada di lembah Khao Yai di sebelah utara Thailand (bungakrisan)
Kebun ini berada di lembah Khao Yai di sebelah utara Thailand (bungakrisan)
Udara disini cukup sejuk dan sangat dibutuhkan agar pohon anggur dapat hidup (bungakrisan)
Udara disini cukup sejuk dan sangat dibutuhkan agar pohon anggur dapat hidup (bungakrisan)
Dibutuhkan penelitian bertahun-tahun untuk menghasilkan anggur yang baik agar rasa Wine enak (bungakrisan)
Dibutuhkan penelitian bertahun-tahun untuk menghasilkan anggur yang baik agar rasa Wine enak (bungakrisan)

Bayangkan, penelitian untuk membuat membuat Wine terbaik ini dilakukan bertahun-tahun.  Panen pertama dilakukan pada tahun 1998.  Dr. Piya kemudian mengambil orang-orang Thailand terbaik dalam produksi Wine untuk mengelola usaha ini.  Prayut Pangbunta, yang memang khusus belajar mengenai pembuatan Wine di Jerman inilah yang menjadi karyawan pertamanya.  Ia saat ini Director and Winemaker Chao Yai Winery Co,.Ltd.

dr. Piya Bhirombhakdi, pengusaha yang mewujudkan mimpinya menghasilkan Wine Thailand dengan rasa kelas dunia (bungakrisan)
dr. Piya Bhirombhakdi, pengusaha yang mewujudkan mimpinya menghasilkan Wine Thailand dengan rasa kelas dunia (bungakrisan)
Prayut Piangbunta, Director and Winemaker yang membantu dr. Piya merintis usaha ini (bungakrisan)
Prayut Piangbunta, Director and Winemaker yang membantu dr. Piya merintis usaha ini (bungakrisan)

Setelah melihat kebun anggur, kita akan diajak melihat bagaimana proses pembuatan Wine.  Proses dimulai dari pemerasan anggur sampai dengan proses frementasi.

Alat untuk menggiling anggur agar dapat diambil airnya (bungakrisan)
Alat untuk menggiling anggur agar dapat diambil airnya (bungakrisan)
Proses penyimpanan juice anggur untuk difrementasi (bungakrisan)
Proses penyimpanan jus anggur untuk difermentasi (bungakrisan)
Tong penyimpanan untuk frementasi yang menggunakan kayu (bungakrisan)
Tong penyimpanan untuk fermentasi yang menggunakan kayu (bungakrisan)

Peralatan tempat membuat Wine ini memang masih diimpor dari Negara lain seperti Prancis dan Amerika Serikat.

Tempat Wine dari Perancis. Kebanyakan adalah dari tangan kedua (bungakrisan)
Tempat Wine dari Perancis. kebanyakan adalah dari tangan kedua (bungakrisan)
Gentong kayu dari Amerika Serikat memiliki diameter lebih kecil dibandingkan dari Perancis (bungakrisan)
Gentong kayu dari Amerika Serikat memiliki diameter lebih kecil dibandingkan dari Perancis (bungakrisan)

Setelah habis berkeliling, kita dapat menikmati tiga rasa Wine yang diproduksi oleh mereka yaitu PB Khao Yai Reserve Chenin Blanc, PB Khao Yai Rose dan PB Khao Yai Reserve Chiraz.  Jika kita tidak dapat minum alkohol, mereka juga menyediakan jus anggur yang dapat dikonsumsi segala usia.  Saat ini, mereka mengeluarkan beberapa macam Wine yang dipasarkan di Thailand dan seluruh dunia.

Produksi Wine dengan berbagai rasa. Mana yang kamu suka? (bungakrisan)
Produksi Wine dengan berbagai rasa. Mana yang kamu suka? (bungakrisan)
Tur Guide yang melayani pengunjung merasakan tiga rasa Wine (bungakrisan)
Tur Guide yang melayani pengunjung merasakan tiga rasa Wine (bungakrisan)
Sedikit minum Wine setiap harinya dapat melindungi jantung dan mencegah kanker (bungakrisan)
Sedikit minum Wine setiap harinya dapat melindungi jantung dan mencegah kanker (bungakrisan)

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Selain tur mengelilingi kebun dan pembuatan Wine, para pengunjung juga dapat melihat taman bunga, makan di café yang menjual pizza yang enak serta membeli oleh-oleh disini.

Usaha dr. Piya memang tidak sia-sia.  PB Valley Winery memperkenalkan Wine merek lokal yang dikenal di seluruh dunia.  Atas keberhasilannya ini, ia dan timnya diganjar berbagai penghargaan seperti The Prestigious 2013 Decanter World Wine Awards untuk The Pirom Supremacy 2012 Shiraz Cabernet dan Empat penghargaan pada 2013 AWC Vienna International Wine Challenge.  Jika kita punya mimpi dan tak putus asa untuk mewujudkannya, pasti akan membuahkan hasil di kemudian hari. Apa mimpimu?  (bungakrisan)

pb-valley-30

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Share
Chrysanthi Tarigan

About Chrysanthi Tarigan

bungakrisan comes from my name Chrysanthi or Chrysanthemum, meaning Chrysanthemum flower. My dad who passed away in 1999 gave me the name because he wanted me to grow like the flower. Chrysanthemum is very useful for human life because it can be medicine, tea or even for decoration. That's probably what my daddy wanted me to be. When I was kid, he looked at me and told me that he wanted me to be a writer which something I did not know how to do it. I created this blog to honor my daddy...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *