Festival Bunga Matahari di Thailand

Ingin liburan ke Thailand?  Belilah tiket pesawat sekitar November-Januari karena kamu dapat melihat Festival Bunga Matahari yang indah di Negara ini.  Festival Bunga Matahari ini memang hanya ada setahun sekali pada bulan tersebut.  Festival paling besar adalah di Provinsi Lop Buri yaitu sekitar 200.000-300.000 hektar luasnya.  Lob Buri lokasinya hanya dua jam dari Bangkok (baca Bersenang-senang sambil Belajar di Asiatique The Riverfront).  Kamu bisa pilih kebun bunga yang ada di Phatthana Nikhom, Chai Badan ataupun Khok Samrong.

Petani menanam bunga yang cantik ini karena kaya akan nutrisi.  Selain diolah untuk menjadi ekstrak minyak, bijinya juga dibuat menjadi kuaci. Selain itu, bunga matahari digunakan untuk ternak lebah sehingga madunya dapat diproduksi dan dijual.

Selain Lob Buri, kebun bunga yang terdekat dengan Bangkok ada di Saraburi.  Jika kamu memutuskan untuk sekalian mengunjungi Khao Yai seperti saya, maka kebun bunga di Saraburi adalah yang terdekat. Kebun bunga ini dikelola oleh petani ataupun perkebunan dan kemudian dibuka untuk umum.

Baca juga :8 Alasan Mengapa Kamu Harus Main ke Khao Yai

Baca juga : PB Valley Winery, Usaha Wine ini Lahir dari Mimpi

Festival Bunga Matahari di Saraburi (bungakrisan)
Festival Bunga Matahari di Saraburi (bungakrisan)

Bulan November-Januari memang musim hujan sehingga bunga-bunganya mekar secara alami. Jalan-jalan diantara bunga dibuat oleh petani agar para pengunjung dapat leluasa mengambil foto. 

Jalan-jalan besar sengaja dibuat agar bunga-bunga tidak rusak oleh para pengunjung (bungakrisan)
Jalan-jalan besar sengaja dibuat agar bunga-bunga tidak rusak oleh para pengunjung (bungakrisan)

Beberapa petani lokal yang mengelola kebun bunga menyiapkan gajah ataupun traktor untuk mengitari lokasi.  Saya sendiri memilih untuk berjalan sambil menikmati bunga-bunga yang sedang mekar. 

Para pengunjung memilih untuk berjalan sambil menikmati bunga-bunga yang sedang mekar (bungakrisan)
Para pengunjung memilih untuk berjalan sambil menikmati bunga-bunga yang sedang mekar (bungakrisan)

Kita dapat masuk di sela-sela bunga matahari untuk mengambil foto.  Hebatnya, tidak ada satupun bunga matahari yang rusak karena ulah manusia.  Beda ya dengan di Indonesia.  Mudah-mudahan attitude seperti ini bisa kita contoh bersama….

Biarpun banyak yang mengambil foto di tengah-tengah bunga matahari, tidak ada satupun yang rusak karena ulah manusia (bungakrisan)
Biarpun banyak yang mengambil foto di tengah-tengah bunga matahari, tidak ada satupun yang rusak karena ulah manusia (bungakrisan)

Menuju ke lokasi ini dapat dengan kereta api maupun mobil sewaan.  Kamu juga bisa ikut land tour ataupun tur yang ditawarkan oleh Hotel jika menginap di Khao Yai.

Di sekitar lokasi, banyak sekali masyarakat setempat berjualan hasil dari bunga matahari seperti minyak, lotion, dan  madu.  Jangan takut kehausan karena banyak sekali warung tenda yang menjual makanan dan minuman.

Ada juga yang menjual hewan seperti ayam maupun domba (bungakrisan)
Ada juga yang menjual hewan seperti ayam maupun domba (bungakrisan)
Bosan lihat bunga matahari? Coba kasih susu ke anak domba :)) (bungakrisan)
Bosan lihat bunga matahari? Coba kasih susu ke anak domba :)) (bungakrisan)

Tiket yang dikenakan untuk masuk ke dalam kebun bunga memang berbeda-beda, tergantung pada pemiliknya.  Biasanya sekitar 20-50 bhat.  Cukup terjangkau kan?

Fasilitas yang disediakan di kebun bunga tergantung dari pengelolanya (bungakrisan)
Fasilitas yang disediakan di kebun bunga tergantung dari pengelolanya. Di kebun bunga ini bahkan ada fasilitas untuk selfie  (bungakrisan)

Di Indonesia sendiri, ada juga taman bunga seperti ini yang terletak di Kediri, Jawa Timur.  Jika kamu ingin mengejar mekarnya bunga matahari, datanglah ke Malang, Jawa Timur pada Februari ini.  Letak kebunnya ada di Dusun Dresel Desa Oro-Oro Ombo, tepatnya di Jalan Lingkar Barat (Jalibar), kawasan wisata dan pengangkaran kuda di kaki Gunung Panderman.

Bunga matahari memang unik.  Disebut bunga matahari bukan hanya karena bentuknya seperti matahari, tetapi juga karena selalu menghadap ke matahari.  Mengapa demikian?  Bunga ini termasuk dalam heliotropis yang selalu mengikuti matahari. Namun jika sudah mekar sempurna, bunga ini hanya menghadap ke timur dan akan membungkuk jika sudah tua.

Pohon bunga matahari yang sudah mulai tua (bungakrisan)
Pohon bunga matahari yang sudah mulai tua (bungakrisan)

Satu bunga matahari memiliki 1000-2000 biji dan dapat tumbuh sampai 30 feet.  Di Jepang, bunga ini dimanfaatkan untuk menghancurkan reaktor di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima karena mampu menyerap racun.

Selain banyaknya kegunaan bunga ini, kita juga dapat menikmati keindahannya.  Yuk lihat foto-foto Festival Bunga di Saraburi ini (bungakrisan)

Bunga matahari selalu menghadap ke matahari sampai mekar sempurna (bungamatahari)
Bunga matahari selalu menghadap ke matahari sampai mekar sempurna (bungamatahari)

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Share
Chrysanthi Tarigan

About Chrysanthi Tarigan

bungakrisan comes from my name Chrysanthi or Chrysanthemum, meaning Chrysanthemum flower. My dad who passed away in 1999 gave me the name because he wanted me to grow like the flower. Chrysanthemum is very useful for human life because it can be medicine, tea or even for decoration. That's probably what my daddy wanted me to be. When I was kid, he looked at me and told me that he wanted me to be a writer which something I did not know how to do it. I created this blog to honor my daddy...

2 comments on “Festival Bunga Matahari di Thailand

  1. Cantiiikkk…
    Aaakkk

    Semoga satu saat punya kesempatan main ke sana. 😀

  2. Chrysanthi Tarigan

    Yuk, kita jalan baeng @atemalam :)))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *